Cerpen

Berhenti

Duniaku tiba-tiba gelap. Aku pernah berkali-kali membayangkan peristiwa ini, berusaha menyiapkan hatiku, namun ternyata sia-sia. Usaha menguatkan hatiku satu tahun belakangan ini hancur begitu saja. Tidak berbekas. Aku tetap tidak bisa bahagia di hari bahagianya. Sebuah tangan mengelus pundakku lembut. "Are you okay, Kal?" Aku tidak menjawab, hanya memutar kepala ku kearah sumber suara. Dia… Lanjutkan membaca Berhenti

Cerpen

Terlambat jatuh cinta

Sepertinya aku memang jatuh cinta padanya tanpa kusadari. Cinta yang kusadari setelah dia pergi. Sudah terlambat. Kita tidak pernah tahu bahwa ada rasa yang sering disebut ‘cinta’ oleh orang-orang sebelum kehilangan dia, orang yang dicintai. Benar-benar kehilangan dia. Dulu sekali, saat masih SMA, aku merasa bahwa aku telah jatuh cinta kepada salah seorang teman lelakiku.… Lanjutkan membaca Terlambat jatuh cinta

Cerpen

Aku, kamu dan pilihan kita

Apa kamu pernah melihatku? Aku yang selalu di sampingmu, mendukung setiap langkahmu, bahkan mendengar setiap keluh kesahmu. Apapun itu. Tapi yang selalu ku dengar keluar dari mulutmu hanya namanya. Perempuan yang membuatmu jatuh sejatuh jatuhnya. Itu katamu. Orang bilang aku bodoh tetap bertahan. Memang benar, pertemanan perempuan dan laki-laki tidak pernah berhasil. Ada saat dimana… Lanjutkan membaca Aku, kamu dan pilihan kita