Traveling

Prolog 2: Persiapan Keberangkatan

Dua puluh tiga hari sebelum keberangkatan ke Istanbul, aku mengirim pesan WhatsApp ke salah satu temanku yang sudah pernah liburan ke Turki dari Jerman. Aku bertanya perihal visa yang harus aku miliki atau tidak dan bagaimana cara membuatnya. Sebelumnya aku berfikir bahwa untuk ke Turki tidak memerlukan visa karena sebagian negara Turki berada di benua Eropa.

Namun ternyata Turki tidak termasuk dalam kawasan Schengen (kawasan Schengen merupakan kawasan yang terdiri dari 26 negara Eropa yang resmi menghapus kebijakan paspor dan semua jenis kontrol perbatasan pada masing-masing kawasan perbatasan atau lebih mudahnya jika sudah membuat visa jenis tertentu untuk salah satu negara di kawasan ini, maka untuk pergi ke negara lain yang masih dalam kawasan Schengen tidak memerlukan visa lagi).

Membuat visa Turki sangat mudah karena bisa di lakukan secara online melalui website https://www.evisa.gov.tr/en/. Setelah mengisi data diri, selanjutnya akan masuk ke proses pembayaran. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat visa yaitu sekitar 30€ dan hanya butuh waktu sekitar 15 menit setelah pembayaran untuk mendapatkan visa tersebut. Visa akan di kirimkan melalui email dalam bentuk dokumen PDF. Masa berlaku visa yaitu 30 hari.

Selanjutnya, aku juga harus memiliki HES Code yang busa dibuat secara online melalui https://www.turkiye.gov.tr/saglik-bakanligi-hes-kodu-uretme-ve-listeleme. Hayat Eve Sığar (HES) merupakan kode pribadi yang diterapkan Kementerian Kesehatan dalam rangka mengurangi keberadaan penumpang di bandara yang positif atau pernah kontak dengan pasien positif dan untuk mencegah mereka mengikuti penerbangan domestik. HES Code ini akan di tunjukan saat check in dan juga untuk mengaktifkan Istanbul Card. Mengenai Istanbul Card akan aku jelaskan di tulisan lain. HES code ini wajib di miliki oleh siapapun yang tinggal di Turki dan orang yang ingin ke Turki selama masa pandemi. HES code tidak berbayar alias gratis.

HES Code

Setelah visa dan HES code beres, aku kembali mengecek dan memastikan penerbanganku di tanggal 25 Mei 2021. Namun saat aku membuka website Pegasus Airlines, penerbanganku di tanggal 25 Mei di batalkan tanpa pemberitahuan. Aku tidak mendapatkan email ataupun SMS. Aku bersyukur karena mengecek jadwal keberangkatan dari jauh-jauh hari sehingga aku tidak kelabakan. Bayangkan saja jika aku mengeceknya mendekati hari H. Aku akan panik karena bukan hanya keberangkatanku yang berubah tapi juga hotel yang sudah aku bayar untuk tujuh malam akan sia-sia karena sudah melewati batas waktu untuk reschedule. Penerbanganku yang tadinya di tanggal 25 Mei, aku ganti menjadi tanggal 26 Mei dan juga hotel yang aku pesan pun berubah.

Aku segera menghubungi pihak hotel melalui fitur message di booking.com. Pihak hotel memintaku untuk menghubungi call center booking.com untuk bisa mendapatkan uangku kembali. Aku menjelaskan apa yang terjadi dan alasan mengapa aku ingin reschedule waktu menginapku serta meminta uangku di kembalikan. Pihak booking.com sangat membantu dan membalas pesanku dengan cepat. Karena reschedule masih dalam batas waktu, aku bisa mendapatkan kembali uangku untuk satu malam itu.

Hal terakhir yang aku butuhkan adalah tes PCR yang dilakukan tidak lebih dari 72 jam saat keberangkatan. Karena aku berangkat di tanggal 26 Mei maka aku memutuskan untuk tes di tanggal 25 Mei. Hasil tes CPR bisa di peroleh antara 4-8 jam setelah tes di lakukan. Untuk tes ini, aku tidak perlu membayar.

Selain hal-hal penting diatas, aku membawa baju yang cukup untuk bisa ganti setiap hari. Kebersihan diri adalah hal yang penting. Selanjutnya, aku juga masker FFP2 sebanyak 8 masker dan masker biasa sejumlah itu juga. Selama di Turki aku menggunakan 2 masker sekaligus. Masker biasa dilapisan pertama dan masker FFP2 dibagian luar. Dan terakhir tisu basah serta hand sanitizer. Sebisa mungkin aku menjaga diriku dari paparan virus Corona karena Turki masuk peringkat lima besar dunia dengan jumlah kasusnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s