Meraih Mimpi

Meraih Mimpi : Aku mau ke Jerman!!!!

“Aku mau ke Jerman dan pasti akan berada di Jerman tahun ini!!!!” Ucapku seketika. Dan itu menjadi ikrar, menjadi sumbu penyemangat ku.

Sebenarnya ini bukan mimpi yang tercetus begitu saja. Ini mimpi lama yang sempat ku kubur dan akhirnya terlupakan. Sekitar tahun 2014, aku pernah menulis di secarik kertas yang kemudian ku tempel di dinding, isinya aku akan ke Jerman. Sudah berlalu kurang lebih 5 tahun. Saat menuliskannya, aku memang kurang realistis, maklum saja aku belum genap berusia 20 tahun. Mimpi dan usahaku tidak berbanding lurus. Bahkan sepertinya tidak berusaha samasekali. Mimpi itu tercetus setelah menonton film Habibie-Ainun yang berlatar tempat di Indonesia dan Jerman. Film itu membuat ku mencari tahu lebih banyak tentang Jerman, termasuk bagaimana cara bisa tinggal disana. Ada 2 pilihan yang paling memungkinkan. Satu kuliah dan dua menikah dengan orang Jerman (ini rada gila sih, hahahahaha). Aku memilih untuk kuliah. Usaha yang kulakukan saat itu hanya satu, mencari universitas dan jurusan yang kuinginkan. Hanya itu, tidak lebih.

Memasuki semester yang semakin naik, tugas pun ikut meningkat. Kegiatan lain pun membuat ku semakin sibuk dan lupa pada mimpi yang ku tuliskan di secarik kertas itu. Tempelan-tempelan yang tadinya banyak, satu persatu ku lepas karena banyak yang tidak terwujudkan. Aku mulai pesimis dan mengubur impian itu. Aku menjalani hari berikutnya tanpa impian, tanpa tujuan selain lulus kuliah dan kerja. Benar-benar datar. Seperti dugaan ku, setelah lulus aku bekerja. Hanya bekerja dan memperoleh penghasilan untuk tetap hidup. Tanpa impian.

Secara tidak sadar aku takut melangkah, tidak berani berkembang dan bertumbuh, mengurungku dalam penjara yang dibuat sendiri. Lalu aku menemukan titik balik. Membuatku merajut kembali mimpi yang sudah terurai. Menggali impian yang sudah lama ku kubur. Allah mengabulkan doaku. Aku yang sudah lelah bekerja di tempat yang tidak benar-benar ku harapkan. Aku minta pada Allah untuk di beri petunjuk. Allah mengatur waktu dimana aku tiba-tiba saja melihat story instagram teman SMA ku yang saat ini berada di Jerman. Allah membuatku mengirim pesan dan bertanya kepada temanku itu. Temanku disana menjadi Aupair sesuai dugaanku. Perasaan aneh menyergapiku, aku juga mau kesana!!!!

Obrolan singkat lewat DM IG berlanjut ke WA. Aku menanyakan banyak hal kepadanya, dan itu membuatku semakin yakin. Mimpi yang ku kubur kembali lagi dan dengan izin Allah aku yakin bisa meraihnya. Aku tidak pernah bermimpi serealistis ini, tidak pernah seyakin ini, dan tidak pernah sebersemangat ini. Allah mengabulkan doaku dengan cara yang indah. Mimpi ini membuatku bergairah kembali, membuatku keluar dari penjara yang ku bangun sendiri. Tidak ada kekhawatiran dan kebimbangan untuk melepas pekerjaan ku. Setelah lepas dari kerja, aku les bahasa Jerman untuk persiapan mengikuti ujian A1 di Goehte Institute sebagai salah satu syarat wajib untuk Aupair. Ragaku masih disini, tapi jiwaku seperti sudah berada di dalam kamar dengan nuansa putih yang menyajikan pemandangan kota/desa di Jerman. Aku tahu perjuangan ku akan sulit, penuh lika liku dan terjal tapi aku yakin bisa menghadapinya. Dan tulisan ini adalah cerita awal perjuangan dimulai.

#meraihmimpi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s