curhat

Dibalik Perumahan

WP_20160203_17_18_30_Pro.jpgAda yang berbeda jika memutuskan untuk berjalan lebih jauh dan lebih dalam sedikit di perumahan yang terbilang cukup mewah jika dibandingkan dengan apa yang ada dibaliknya. Siapa yang menyangka ada kehidupan lain dibalik semua kemewahan itu. Kehidupan yang berbeda 380 derajat. Benar-benar berbeda. Kedua kehidupan itu hanya dipisahkan oleh tembok rumah yang tinggi dan hanya orang orang yang mau berjalan lebih dalam saja yang tahu keberadaan mereka. Tapi bagi masyarakat yang tinggal dan hidup disana sudah pasti tahu bahwa mereka ada, namun bagi sebagian orang yang hanya melewati jalan itu, hanya menganggap bahwa itu adalah perumahan orang berekonomi menengah ke atas biasa tanpa tahu apa yang ada dibaliknya.
Aku, sebagai pendatang di kota ini adalah jenis kedua yang jika tidak berjalan lebih jauh maka tidak tahu keberadaan mereka. Mereka, yang hidup di balik perumahan mewah itu  menjalani kehidupan dengan apa adanya. Kondisi ekonomi yang tidak pasti, mengandalkan hasil penjualan barang bekas yang dikumpulkan dari perumahan dibaliknya. Kondisi rumah mereka pun tidak jauh berbeda dengan kehidupan mereka, apa adanya. Rumah sederhana yang saling berhimpitan satu sama lain, terlihat sesak. Jalan setapak yang berada diantara rumah-rumah itu sangat sempit dan jangan harap mobil bisa melewatinya, motor pun harus berjalan dengan pelan agar bisa selamat.
Jika anak-anak kecil diperumahan dengan asyiknya bermain sepatu roda, tertawa gembira, terjatuh akibat saat meluncur tersandung atau karena belum mahir memainkannya, mereka anak-anak dibalik perumahan itu tidak pernah menikmati hal seperti itu. Mereka, anak-anak dibalik perumahan itu memiliki permainannya sendiri. Dengan sedikit usaha untuk mencari benda-benda yang menurut orang lain sampah, jadilah permainan yang asyik. Mereka bertukar canda tawa sambil saling melempar buah mangga yang mereka temukan. Melempar untuk saling bercanda, tak ada unsur menyakiti.
Mereka, anak-anak dibalik perumahan itu tidak kalah cerdas dibanding anak lainnya. Mereka juga memiliki kepercayaan diri tinggi seperti anak pada umumnya. Dia, salah satu anak dibalik perumahan beraparas cantik dan manis. Anak perempuan itu memiliki kepercayaan yang tinggi, pintar dan supel. Dia mengerjakan PR dengan mudah, tanpa melihat materi sebelumnya, seakan semua sudah terekam manis di kepalanya dan setelah di cek jawabannya benar. Dia tidak serta merta menerima pernyataan orang dewasa jika tidak sesuai dengan pemikirannya. Dia senang berbicara. Anak yang pintar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s